Tampilkan postingan dengan label Trik Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trik Internet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 September 2014

Cara Promosi Yang Efektif Dan Efisien

Dalam usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang 'masa panen' bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner. Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, 'masa panen' tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu sepi, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisnis sepi. Selain diskon, sebenarnya masih banyak pilihan promosi yang bisa Anda gunakan. Anda harus jeli mengamati target pasar, untuk menciptakan promosi yang tepat sasaran. Jika anda belum punya gambaran, semoga 10 ide promosi berikut bisa membantu. Apa saja itu? Silakan simak poin-poin berikut ini:

1. Beli 1 gratis 1
Daripada Anda memberi diskon 50%, skema beli 1 gratis 1 akan terasa lebih menguntungkan kedua belah pihak. Karena, pelanggan tetap membeli produk anda dengan harga utuh, sekaligus merasa beruntung mendapatkan 1 produk secara gratis.

2. Kursus Gratis
Untuk Anda yang menjual produk dengan prosedur pemakaian tertentu, berikan kursus gratis mengoptimalkan manfaat produk Anda. Pelanggan tentu akan berterimakasih atas layanan tersebut.

3. Promosi Bersama
Kerjasama dengan pemilik bisnis lain yang relevan di sekitar Anda. Bisa dicoba kerjasama dengan bisnis yang menjual produk pelengkap produk yang Anda jual, atau bisnis yang memiliki target pasar yang sama dengan bisnis Anda. Misal, BaksoGranatz membuat promo: Beli 10 porsi BaksoGranatz GRATIS 1 jam akses internet, bekerjasama dengan warung internet terdekat.

4. Hadiah Gratis untuk jumlah pembelian tertentu
Berikan hadiah untuk pelanggan yang membeli produk minimal. Misal, BaksoGranatz memberi hadiah T-Shirt gratis untuk setiap pembelian minimal 20 porsi BGz.

5. Hadiah Kejutan untuk pembelian tertentu
Kepuasan pelanggan terjadi ketika seseorang mendapatkan lebih dari yang dia harapkan. Atau, Anda memberikan sesuatu melebihi apa yang Anda janjikan. Untuk itu, berikan hadiah kejutan untuk pembeli dengan nilai transaksi tertentu, dan buat dia terpesona dengan layanan bisnis Anda.

6. Jual Paket
Produk yang kurang laris di toko Anda, bisa dijual satu paket dengan produk yang banyak diminati pembeli. Daripada menumpuk di gudang, jauh lebih baik untuk secepatnya menjual produk yang kurang laku tersebut.

7. Berikan Voucher
Pastikan pengunjung toko Anda kembali di lain waktu, dengan memberi voucher belanja di toko Anda. Jangan lupa untuk mecantumkan masa berlaku voucher tersebut.

8. Gratis Layanan Purna Jual
Berikan layanan perawatan produk yang pelanggan beli, gratis untuk 2 pekan atau 1 bulan pertama.

9. Konsultasi Gratis
Pelanggan bisa berkonsultasi mengenai penggunaan dan perawatan produk yang dia beli di toko Anda. Selama konsultasi, Anda juga bisa menawarkan produk pelengkap untuk produk yang sudah dibeli pelanggan.

10. Gratis Desain
Jika Anda pemilik bisnis percetakan, gratiskan biaya desain untuk pemesanan dalam jumlah tertentu.
 
Mais informações

Ingin Laris Jualan di Internet? Ini Tipsnya.. :)


JAKARTA, KOMPAS.com - Jualan di dunia maya tak melulu harus memperhatikan produk atau jasa yang dijualnya. Selain hal tersebut, masih banyak faktor lain yang harus diperhatikan agar penjualan lewat internet dapat terus meningkat.

Dalam seminar yang diadakan oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia idEA, Achmad Zaky, CEO Hijup.com, membagikan beberapa tips singkat agar para UKM dapat sukses berjualan di dunia online.

Sebagai informasi, Hijup.com adalah salah satu pusat perbelanjaan pakaian muslim terbesar di Indonesia. Dua tahun beroperasi, situs ini telah melayani lebih dari 50.000 pelanggan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Menurut Achmad, salah satu hal yang harus ditingkatkan dalam dunia belanja online adalah brand awareness. Tentu saja, pengguna tidak akan mengunjungi sebuah situs, apabila ia tidak mengetahui keberadaan sebuah situs.

Saat ini, cara yang paling ampuh untuk meningkatkan kesadaran konsumen adalah melalui media sosial, seperti Facebook dan Twitter. Menggunakan media seperti ini memang banyak manfaatnya. Selain gratis, pengguna juga dapat menggaet banyak konsumen baru melalui media tersebut.

Caranya cukup mudah. Si penjual hanya perlu terus menjaga komunikasinya dengan setiap konsumennya melalui jejaring sosial. Niscaya, dengan kedekatan yang telah tercipta, konsumen akan terus loyal menggunakan jasa penjual.

Penjual juga harus selalu membagikan berbagai konten yang dibutuhkan oleh penggunanya. Kalau bisa, konten tersebut dibagikan setiap hari.
 
"Contoh konten yang biasa dibagikan hijup.com adalah cara menggunakan jilbab," ungkap Achmad kepada KompasTekno, Kamis (12/12/2013).

Achmad juga menyarankan, penjual online untuk menciptakan layanan purna jual yang baik. Sebagai contoh, pihak Hijup.com selalu memberikan hadiah bagi orang yang berbelanja. Mereka juga membuat packaging yang menarik dan juga garansi penukaran, apabila barang yang dibeli mengalami kerusakan saat diterima.

Selain hal-hal tersebut, informasi seputar situs jualan online harus dapat ditemukan dengan mudah oleh konsumen. Kalau bisa, informasi tersebut muncul di halaman pencarian paling awal.

Untuk masalah ini, penjual bisa menggunakan layanan iklan AdWords dari Google. Dengan menggunakan kata kunci tertentu, situs web seseorang dapat ditampilkan di halaman terdepan mesin pencarian Google.

Dalam seminar bertajuk "UKM Indonesia Membangun Wirausaha Online, Strategi Perluasan Bisnis Offline Menuju Online" ini , idEA ingin memberikan pengetahuan mengenai jualan online kepada para peserta. Beberapa pembicara pun dihadirkan memberikan pemaparan, mulai dari cara memasarkan barang di internet sampai dengan pemilihan cara pembayarannya.

Acara ini diselenggarakan dan didukung oleh Google Indonesia, Mastercard, dan RPX Express. 

Mais informações

Jurus Jitu Bisnis Menggunakan FB Dan Twitter

Saat ini Anda tentu tak asing lagi dengan situs sosial media seperti Facebook atau Twitter yang marak diminati para pengguna internet. Belum lagi, media sosial saat ini menjadi sarang media para pebisnis. Tak hanya mengiklankan produk, bahkan proses kesepakatan jual beli pun dilakukan lewat media sosial.

Seperti dikutip dari laman Forbes, Minggu (18/8/2013), masih banyak pengusaha baru atau bahkan pengusaha besar yang masih kebingungan memanfaatkan media sosial untuk menjalankan bisnisnya. Meski sebagian telah menggunakan media sosial, tapi platform bisnis yang dijalankan masih konvensional.

Para pengusaha harus menyadari terlebih dahulu bahwa cara dan proses pemasaran produk lewat media sosial sangat berbeda dengan sistem pemasaran biasa. Lebih jelasnya, berikut tujuh langkah pemasaran lewat media sosial yang bisa tingkatkan produktivitas bisnis Anda:

1. Fokus pada hasil yang dinginkan

Tujuan penggunaan media media yang valid untuk berbisnis harus melibatkan beberapa kriteria termasuk meningkatnya kesadaran akan pentingnya merek, layanan dan dukungan konsumen, atau manajemen reputasi. Jelasnya, platform tersebut dan cara Anda menggunakan media akan berbeda antara layanan terhadap konsumen dan meningkatkan reputasi bisnis.

2. Buat iklan yang menarik

Masyarakat di zaman sekarang lebih mengharapkan merek yang lebih humanis. Penyampaian dalam media sosial pun harus dilakukan secara hati-hati baik dari tekanan suara, visi, atau keahlian berbicara.

Pikirkan bagaimana Anda ingin produk Anda diiklankan terhadap masyarakat, dan pastikan semua tim Anda menggunakan platform yang serupa.

3. Identifikasi segmen paling kecil dalam bisnis Anda

Mengingat banyaknya informasi yang diterima konsumen saat ini, pihak pemasaran yang fokus pada segmen-segmen umum mulai tak menunjukkan hasil yang optimal. Media sosial memungkinkan para pelaku usaha untuk mengkaji lebih dalam segmen-segmen kecil yang bisa mendorong bisnis yang tengah dijalankan. Dengan begitu, media sosial dapat membantu pendekatan produk Anda terhadap para konsumen.

4. Identifikasi komunitas konsumen

Biasanya, komunitas terbentuk dari beberapa kelompok fisik. Namun sekarang, komunitas cenderung terbentuk dari apa yang digemarinya.Dibanding mencarinya, sebagai pebisnis, lebih baik Anda membuat komunitas sendiri.

Lewat pendekatan blog atau media sosial lainnya, Anda bisa membuat komunitas tertentu sesuai dengan produk yang digemarinya. Komunitas terbesar bisa menjadi target penjualan Anda.

5. Identifikasi siapa yang paling mempengaruhi kelompok konsumen tertentu

Media sosial menyediakan banyak aspek yang bisa diikuti dari para idola seperti pejabat, orang dengan banyak kemampuan bahkan selebritis. Mengingat media sosial bisa menyebarkan berbagai informasi dalam waktu singkat, Anda tinggal mempengaruhi para idola dan membuat para fans mengikuti idolanya. Dengan demikian, produk Anda akan lebih cepat dikenal masyarakat luas.

6. Buat rencana kegiatan bisnis dengan metrik

Rencana bisnis yang baik selalu dilengkapi dengan data observasi konsumen, rencana bidang pemasaran dan rencana kreasi bisnis. Semua kegiatan tersebut diuraikan dalam bentuk metrik.

Kegiatan di media sosial sendiri bisa membangun hubungan dengan konsumen atau kelompok tertentu. Tak hanya itu, Anda juga bisa membuat blog, melakukan layanan konsumen lewat media sosial dan berhubungan secara online dengan konsumen.

7. Mengukur keberhasilan lewat media komputerisasi

Mengukur seluruh laba usaha bisa dilakukan juga dengan menggunakan sistem komputerisasi. Biaya akuisisi konsumen, pertumbuhan pendapatan, laba atau indikator kesuksesan bisnis apapun bisa dilakukan lewat media sosial.

Faktanya, memasarkan produk lewat media sosial sangat berbeda dengan pemasaran konvensional. Anda bisa memperdalam hubungan Anda dengan para konsumen dengan jauh lebih baik. Namun bukan berarti Anda tak mengalami kegagalan saat mencobanya.

Setidaknya, media sosial memberi lebih banyak jalan untuk mencapai kesuksesan bisnis. Saat ini merupakan waktu yang tepat agar perusahaan Anda menggunakan media sosial untuk mengiklankan produk Anda. (Sis/Shd) 

Mais informações
Beranda